Langsung ke konten utama
Nidji, band asal Jakarta yang dibentuk tahun 2002 beranggotakan Giring (Giring Ganesha/vokal), Ariel (Andi Ariel Harsya/gitar), Rama (Muhammad Ramadista Akbar/gitar ritme), Andro (Muhammad Andro Regantoro/bassist), Adri (Muhammad Adri Prakasa/drum) dan Run-D (Randy Danista/keyboard). Awalnya Nidji hanya memiliki lima personil. Namun pada 2005, Giring memperkenalkan salah seorang kawannya yang handal memainkan tuts keyboard, Run-D. Personil lain setuju ketika Giring mengusulkan agar Nidji menambah satu anggota di posisi keyboardis. 

Nama Nidji berasal dari bahasa Jepang, niji, yang bermakna pelangi. Keberagaman warna dan corak para personilnya digambarkan seperti beragamnya warna pelangi. Niji, yang kemudian digubah menjadi Nidji, akhirnya sepakat dijadikan nama band mereka. 





Nidji debut melalui album "Breakthru" (2006) yang mengusung single andalan "Sudah" (2006) dan "Hapus Aku" (2006). Album yang terjual sebanyak 540 ribu copy tersebut sukses mengantar Nidji sebagai salah satu band papan atas Indonesia. Gaya 'memasang bohlam' yang menjadi ciri khas Giring ketika menyanyi, semakin melambungkan nama band yang memiliki fansclub bernama Nidjiholic tersebut. Mereka juga berhasil mengantongi penghargaan "Artis Pendatang Terbaik" dan "Grup Band/Duo Terbaik" di ajang MTV Indonesia Awards 2006. 

Tahun berikutnya, Nidji merilis ulang album "Breakthru" yang telah dirombak menjadi versi Inggris. Lagu "Heaven" dan "Shadow" yang ada di album "Breakthru - English Version" (2007) bahkan dijadikan sebagai background musik serial "Heroes" (2007) yang disiarkan di Asia Tenggara. 

Nidji merilis album studio kedua bertajuk "Top Up" (2007). Album tersebut makin laris berkat single hit seperti "Biarlah", "Jangan Lupakan", "Arti Sahabat" dan "Akhir Cerita Abadi". Single "Jangan Lupakan" yang ketika itu sedang di atas angin, dijadikan sebagai original soundtrack sinetron "Namaku Mentari" (2008). 

Nidji menerima kehormatan sebagai band yang menciptakan sekaligus membawakan original soundtrack film adaptasi novel karangan Andrea Hirata, "Laskar Pelangi" (2008). Single Nidji terbaru, "Sang Mantan" (2009), dirilis menyusul diluncurkannya album ketiga berjudul "Let's Play" (2009). Selang dua tahun kemudian, album studio ketiga, "Liberty" (2011), resmi dirilis. 

Menginjak satu dekade perjalanan karirnya, Nidji berencana go international. Usulan ini muncul menyusul datangnya undangan pentas dari Australia. Mereka dijadwalkan merilis album terbaru, "Victory" (2012), di Australia, Jepang serta beberapa negara di Eropa. 

http://www.wowkeren.com/seleb/nidji/bio.html







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pitbull Climate Change Tour Live In Jakarta 2017 14 May 2017 - 20:00  s/d  22:00   Jiexpo Hall C3 - Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat Indonesia kembali akan disambangi musisi dunia dalam konser tunggal. Pitbull akan mengguncang Jakarta 14 Mei 2017. Konser 'Pitbull Climate Change Tour Live in Jakarta' akan digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, mulai pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, The King of Dance sudah pernah datang, terakhir pada akhir 2013 silam dan berhasil menghibur para penggemarnya. Kebijakan & Biaya Event Non-refundable , Tiket yang sudah dibeli atau Bookingan yang sudah terconfirm, tidak dapat dikembalikan atau ditukarkan. Metode pembayaran yang tersedia melalui: Bank Transfer, Visa/Master Credit Card, KlikBCA Online, BCA Klikpay, CIMB Clicks, XL Tunai, and ePay BRI. Biaya Administrasi untuk Bank Transfer (Sesuai dengan Unique Code IDR 1000 - 2000). Jumlah yang di  transfer HARUS SESUAI dengan t...
DOMESTIC DESTINATIONS Kolam Susu di Lagu Koes Plus, Sungguhan Ada di Atambua! Fitraya Ramadhanny Redaksi Travel Danau Kolam Susuk di Atambua (Fitraya/detikTravel) Atambua  - Bukan lautan, hanya kolam susu... Begitulah lirik lagu legendaris Koes Plus. Siapa sangka, tempat itu sungguhan ada di Indonesia. "Lagu Koes Plus yang kolam susu itu terinspirasi dari destinasi wisata di Atambua," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab Belu, Fridolinus Siribein kepada detikTravel dan Tim Tapal Batas detikcom ketika baru sampai di Atambua. Sebelum kita pulang ke Jakarta, tim pun mencari lokasi itu, Minggu (2/4/2017). Danau dengan nama unik ini ada di Kecamatan Kakuluk Mesak, sekitar 23 km dari pusat Kota Atambua dan dapat ditempuh sekitar 45 menit. Dari plang gapura gerbang masuknya, ejaannya adalah Kolam Susuk, yang kemudian dimodifikasi Koes Plus menjadi Kolam Susuk. Pemandu kami mengatakan Susuk artinya nyamuk. Tambak ikan bandeng yang fotogenik (Fitraya/det...
Pesona Puncak B29 Lumajang Bagaikan Negeri Di Atas       Awan Lagi-lagi keindahan alam Indonesia tak pernah berhenti menunjukkan pesona kecantikannya. Deretan pegunungan dan pantai di Indonesia selalu menarik para wisatawan untuk datang mengunjungi dan menikmati anugerah Tuhan yang sungguh tiada tara itu. Rasanya kita wajib mensyukuri semua ciptaan Tuhan yang pesona pancaran keindahannya ini dapat terlihat dengan nyata oleh pandangan mata ini. Salah satu objek wisata alam di Indonesia yang sungguh mengagumkan adalah Puncak B29 Lumajang yang terkenal dengan sebutan “Negeri Di Atas Awan”. Dari puncak bukit ini kita bisa melihat hamparan lautan awan putih dan kita bisa menikmati sensasi seperti sedang berada diatas awan. Tentunya sungguh sangat menyenangkan jika sedang berada ditempat ini. Jika sempat menginap, wisatawan juga akan disuguhi pemandangan sunset dan sunrise yang tak kalah indahnya jika dibandingkan dengan sunrise gunung bromo. Puncak B29 Lumajang ...